Pencarian

Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Februari 2018

PENGERTIAN GAMBAR MACAM-MACAM ENERGI


Pengertian Energi
Engergi adalah suatu tenaga atau kekuatan untuk melakukan usaha. Hukum Engergi  Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Tetapi energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain.
Macam-macam Energi
Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, ada berbagai macam bentuk energi yang kita gunakan. Berikut ini adalah macam-macam energi dan contohnya.
1. Energi Otot
Energi otot adalah energi yang dihasilkan oleh otot tubuh. Misalnya kuli bangunan yang bekerja mengangkat barang, tenaga kuda yang dimanfaatkan untuk menarik delman. Manusia dan hewan bisa menggerakkan organ tubuhnya untuk melakukan kegiatan karena memiliki energi otot.
2. Energi Kalor/Panas
Perpindahan panas dari satu benda ke benda lain terjadi apabila terdapat perbedaan suhu di antara kedua benda tersebut. Panas berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda bersuhu rendah. Perpindahan ini berlangsung terus-menerus hingga kedua benda memiliki suhu yang sama. Misalnya ketika memanaskan air dengan api, suhu dari api akan berpindah ke air sehingga membuat air dapat mendidih. Energi listrik juga dapat diubah menjadi energi kalor/panas. Misalnya pada setrika, kompor listrik dan alat penanak nasi.
3. Energi Listrik
Energi listrik merupakan energi yang paling banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Energi listrik terjadi karena adanya perpindahan muatan-muatan listrik. Misalnya listrik yang digunakan untuk peralatan rumah tangga (rice cooker, magic warmer, setrika, kipas angin, televisi, lemari es, kompor listrik) dan lampu penerangan. Semua peralatan tersebut menggunakan energi listrik.
4. Energi Cahaya
Ketika malam hari keadaan gelap gulita tanpa cahaya lampu. Tanpa cahaya kita tidak bisa melihat apapun. Kita bisa melihat karena ada sumber cahaya atau benda yang memantulkan cahaya ke mata kita. Sumber energi cahaya berasal dari matahari dan lampu. Selain untuk penerangan, cahaya juga dibutuhkan oleh tumbuhan untuk proses memasak makanan.
5. Energi Bunyi
Energi bunyi adalah energi yang di hasilkan oleh getaran benda atau pertikel pertikel udara di sekitar sumber bunyi. Partikel partikel udara yang bergetar tersebut menimbulkan getaran bunyi. Energi bunyi mampu menggetarkan gendang telinga sehingga bunyi bisa terdengar. Sedangakn benda yang dapat menghasilkan bunyi di sebut sumber bunyi. Sumber energi bunyi beragam macam dan banyak sekali. Contoh trompet yang kita tiup maka keluarlah suara yang dapat kita dengar dari trompet. Ini berarti sumber suara berasal dari trompet. Contoh yang lain yaitu bunyi bel listrik, suara orang berbicara, dan bunyi alat-alat musik. Bunyi juga memiliki energi, buktinya bunyi halilintar bisa memekakkan telinga.
6. Energi Kimia
Energi kimia merupakan energi yang dihasilkan melalui reaksi suatu zat. Contohnya adalah lampu senter yang dinyalakan. Lampu senter bisa menyala karena ada sumber energi yaitu batu baterai. Batu baterai memiliki energi kimia. Dalam kehidupan sehari-hari sumber energi kimia terdapat pada makanan, bahan bakar minyak, kayu bakar, dan aki.
7. Energi Kinetik
Energi kinetik atau disebut juga energi gerak yaitu energi dalam gerakan atau energi yang berhubungan dengan pergerakan suatu benda. Beberapa contoh energi kinetik misalnya air yang mengalir di sungai atau air terjun yang jatuh ke bawah, dan kendaraan yang bergerak. Contoh dari energi gerak yang lainnya yaitu bola yang menggelinding di lantai, seseorang yang berjalan atau berlari, baling-baling kipas angin yang bergerak dan masih banyak contoh lainnya. Intinya, segala sesuatu yang bergerak itu pasti memanfaatkan energi gerak.
8. Energi Potensial
Energi potensial yaitu energi yang dimiliki suatu benda karena posisi atau kedudukannya, artinya saat benda tersebut diam pada posisi tertentu. Semua benda yang berada di atas permukaan Bumi memiliki energi potensial karena adanya gravitasi Bumi. Sehingga bisa dikatakan semua benda memiliki potensi bergerak yang belum tentu seberapa energi itu akan keluar atau seberapa besar gaya yang dihasilkan dari pergerakannya. Dalam kehidupan sehari-hari energi ini sering kita temukan, terutama dalam kegiatan yang berhubungan dengan benda secara langsung. Adapun salah contoh energi potensial adalah pegas, katapel, busur dan anak panah. Contoh yang lain yaitu jatuhnya buah mangga dari pohonnya karena mendapatkan energi potensial gravitasi.
9. Energi Nuklir


Energi Nuklir adalah energi yang dihasilkan dari reaksi inti oleh bahan radioaktif seperti uranium. Energi ini dihasilkan oleh inti atom yang membelah atau dua inti atom yang menyatu. Pembelahan atau penyatuan inti atom akan menghasilkan energi yang sangat besar karena terjadi perubahan pada inti atom. Contohnya adalah penggunaan bom nuklir. Meski dampak dan bahaya yang ditimbulkan amat besar, pemanfaatan yang bijaksana, bertanggung jawab, dan terkendali atas energi nuklir dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan solusi atas masalah kelangkaan energi salah satunya sebagai sumber energi pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.

Jumat, 10 Februari 2017

Macam-Macam Tulang Kerangka Manusia


Macam-Macam Tulang
Kerangka Manusia


Tulang atau kerangka adalah penopang tubuh Vertebrata.
Tanpa tulang, pasti tubuh kita tidak bisa tegak berdiri.
Tulang mulai terbentuk sejak bayi dalam kandungan, berlangsung terus sampai dekade kedua dalam susunan yang teratur. Dalam tubuh Manudia Ada sekitar 206 tulang membentuk sistem kerangka manusia dewasa.   
Menurut letaknya tulang di bagi menjadi 3 macam
  1. Tulang Tengkorak
  2. Tulang Badan
  3. Tulang Anggota Gerak       

Tulang Tengkorak
Bagian kepala (os.cranium)

    1 tulang dahi (os.frontale)
    2 tulang ubun-ubun (os.parietale)
    1 tulang kepala belakang (os.occipitale)
    2 tulang baji (os.sphenoidale)
    2 tulang pelipis (os.temporale)
    2 tulang tapis (os.ethmoidale)

Bagian muka/wajah (os.splanchocranium)

    2 tulang rahang atas (os.maxilla)
    2 tulang rahang bawah (os.mandibula)
    2 tulang pipi (os.zygomaticum)
    2 tulang lengkung pipi (os. arcus zygomaticus)
    2 tulang langit-langit (os.palatum)
    2 tulang hidung (os.nasale)
    2 tulang mata (os.laximale)
    4 tulang kerang dalam hidung ( os. Concae nasales
    1 tulang lidah (os.hyoideum)/(os. pallatum)
    2 tulang air mata (os.lacrimale)
    2 tulang rongga mata (os.orbitale)


Tulang Badan (os.trunca)
Ruas tulang belakang (os.vertebrae)

    7 ruas tulang leher (os.vertebrae cervicale)
    12 ruas tulang punggung (os.vertebrae thoracalis)
    5 ruas tulang pinggang (os.vertebrae lumbalis)
    5 ruas tulang kelangkang (os.vertebrae sacrum)
    4 ruas tulang ekor (os.vertebrae cocigeus)

Tulang dada (os.sternum)

    1 Tulang dada hulu (os.manubrium sterni)
    1 Tulang dada badan (os.corpus sterni)
    1 Tulang dada taju pedang (os.proccesus xyphoideus)

Tulang rusuk (os.costae)

    7 pasang tulang rusuk sejati (os.costae vera)
    3 pasang tulang rusuk palsu (os.costae sporia)
    2 pasang tulang rusuk melayang (os.costae fluctuantes)

Tulang gelang bahu (os.humerus)

    2 tulang belikat (os.scavula)
    2 tulang selangka (os.clavicula)

Tulang gelang panggul (os.pelvis verilis)

    2 tulang duduk (os.ichium)
    2 tulang kemaluan (os.pubis)
    2 tulang pinggul / usus (os.illium)

Tulang anggota gerak
Tulang tungkai (os.extremitas inferior)

    2 tulang paha (os.femur)
    2 tulang tempurung lutut (os.patella)
    2 tulang kering (os.tibia)
    2 tulang betis (os.fibula)
    2 tulang tumit (os.calcaneus)
    2 x 7 tulang pergelangan kaki (os.tarsal)
    2 x 5 tulang telapak kaki (os.meta tarsal)
    2 x 5 tulang jari kaki (os.phalanges pedis)
    2 x 14 ruas tulang jari kaki (os.digiti phalanges pedis)

Tulang lengan (Os. extremitas superior)

    2 tulang lengan atas (Os. humerus)
    2 tulang pengumpil (Os. radius)
    2 tulang hasta (Os. ulna)
    2x8 tulang pergelangan tangan (Os. karpal)
    2x5 tulang telapak tangan (Os. meta karpal)
    2x14 ruas tulang jari tangan (os. phalanges)

Minggu, 05 Februari 2017

Kesalahan Dalam Pengukuran

KESALAHAN DALAM PENGUKURAN
Hasil pengukuran tidak ada yang eksak, selalu mengandung kesalahan.Kesalahan-kesalahan ini tidak mungkin dihilangkan, tetapi kesalahan dalam pengukuran dapat diminimalkan. Kesalahan yang terjadi dalam pengukuran dapat dikelompokkan sebagai berikut.

1. Kesalahan Sistematis
Kesalahan sistematik adalah kesalahan yang tetap terjadi. Faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan sistematik sebagai berikut.

a. Kesalahan alat
    Kesalahan kalibrasi alat dan interaksi alat dengan lingkungan.

b. Kesalahan perorangan
    Jika pada saat membaca skala mata tidak tegak lurus dengan skala yang
    dibaca, hasil pembacaan mengandung kesalahan paralaks.

c. Kondisi percobaan
    Kondisi percobaan tidak sama dengan kondisi saat alat di kalibrasi.

d. Teknik yang kurang sempurna
    Teknologi atau langkah percobaan terlalu sederhana, sehingga banyak             faktor yang mempengaruhi percobaan tidak terukur

2. Kesalahan Tindakan
Kesalahan tindakan umumnya disebabkan ketidaktelitian peneliti. Misalnya mengukur waktu 10 ayunan, tidak disadari baru 9 ayunan sudah selesai.


Rabu, 01 Februari 2017

Pengertian Pengukuran

Pengukuran
Pengukuran adalah sebuah kegiatan membandingkan suatu besaran dengan besaran lain menggunakan alat dengan tujuan mengetahui nilai suatu besaran.

Pengukuran dibedakan menjadi 2, yaitu :
pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung.

Pengukuran langsung, membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran standar yang diterima sebagai satuan.
Pengukuran tidak langsung, mengukur suatu besaran dengan cara mengukur besaran lain.

Semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran dinamakan angka penting atau angka tidak eksak.

Angka penting terdiri atas angka pasti dan angka ragu-ragu atau taksiran. Angka 1; 8 dan 1; 5 pada contoh penggunaan mistar merupakan angka pasti karena ditunjukkan oleh skala. Sedangkan angka 5 dan 0 disebut angka ragu ragu karena hasil menaksir.

1. Aturan Penulisan Angka Penting
Aturan-aturan angka penting.
a. Semua angka bukan nol adalah angka penting
Contoh:
47,5 cm            memiliki 3 angka penting.
41,27 gram       memiliki 4 angka penting.

b. Angka nol yang diapit angka bukan nol termasuk angka penting
Contoh:
1,023 gram        memiliki 4 angka penting.
205 km              memiliki 3 angka penting.

c. Angka nol yang terletak di sebelah kiri angka bukan nol tidak termasuk
angka penting
Contoh:
0,022 gram       memiliki 2 angka penting.
0,105 gram       memiliki 3 angka penting.

d. Angka nol di sebelah kanan angka bukan nol bukan angka penting,
kecuali angka nol di sebelah kanan angka yang diberi tanda khusus
(biasanya garis bawah) termasuk angka penting
Contoh:
1000 kg              memiliki 1 angka penting.
1000 km             memiliki 2 angka penting.

2. Berhitung Dengan Angka Penting

a. Aturan pembulatan
Jika angka pertama setelah angka yang akan dipertahankan kurang dari 5,
maka angka yang dipertahankan tetap, sedangkan angka yang di sebelah
kanannya dihilangkan.

Contoh:
4 2, 6 1 3 dibulatkan menjadi tiga angka penting, hasil pembulatannya 42,6
1 2 , 4 1 2      dibulatkan menjadi dua angka penting, hasil pembulatannya 12
Jika angka pertama setelah angka yang akan dipertahankan lebih dari atau
sama dengan 5, maka angka yang akan dipertahankan bertambah 1, sedang-
kan angka di sebelah kanannya dihilangkan.
Contoh:
1 7 , 3 6 2      dibulatkan menjadi tiga angka penting, hasil pembulatannya 17,4
2 1 , 0 1 7 2 dibulatkan menjadi tiga angka penting, hasil pembulatannya 21,0
1 2 8 1             dibulatkan menjadi dua angka penting, hasil pembulatannya 1300

B. Hasil operasi matematis angka penting hanya boleh mengandung satu angka ragu-ragu